The Handkerchief Trees
sederas apapun air matamu mengalir :
Aku sudah tanam banyak pohon saputangan.
Labels: Poem
This is my Blog. There are many like it but this one is mine. My Blog is my best friend. It is my life. I must master it as I must master my life. Without me my Blog is useless. Without my Blog, I am useless (Jarhead)
Labels: Poem
Seperti yang kamu mau
terhitung senja nanti
kita akan duduk dalam diam
begitu pun kamu
Dari mataku kamu tahu
pagut, jambak, cubit dan sedikit merayu
Tapi sayangnya itu dulu
Dan senja nanti kita akan duduk dalam diam
Labels: Poem
Biasanya beliau selalu datang
Ganggu aku yang sibuk dengan puisipuisi-ku
"tok tok tok !"
Lalu pertanyaan membosankan
"Alah sholat, alah makan ? makanlah dulu"
sambil diberikan senyum teduh yang menyenangkan
"Alah sholat, alah makan ? makanlah dulu"
masih senyum yang sama
persis
"Alah sholat, alah makan ? makanlah dulu"
selalu seperti itu dan begitu seterusnya
Karena Amak baru saja pulang
sekitar pagi buta tadi
Katanya:
"Mau sembah sujud persis dimuka Tuhan"
Labels: Poem
Bumi tempat kuberpijak
Tadi pagi tersedu-sedu
Banyak soal dia mengadu
Dia, aku, mereka
Kamu, kita, sama saja
Serupa si tua tanpa wibawa
Seperti si culun jaman SMA
Kepalanya di toyor kesana kemari
Labels: Poem
Kondisinya seperti ini :
Aku punya pena
sedangkan kamu adalah tinta
yang kamu sembunyikan
di balik senyum malu-malumu
Mau tak kamu semenit saja kemari
biar bisa kugambari cinta
Memakai tintamu
menggunakan penaku
Labels: Poem
Saya, warga
Labels: Poem
Kendaraan ini namanya sepeda cinta
Labels: Poem
Menginginkanmu dan menginginkanmu
seperti bunda yang selalu merindukan anak
Suatu hal yang sudah pasti,
jangan ditawar dan tak bisa lagi ditolak
Labels: Poem
Sudah tiga malam susah tidur
Kamar baru pindah ke lantai empat
lebih tinggi dan lebih dingin
Seharusnya sih lebih enak
karena jadi banyak angin
tidurku makin tidak nyenyak
Padahal suara gemeritik hujan
biasanya mudah buat lelap
Menampar dinding, jendela, kadang juga pintu
Oh oh iya iya aku tahu,
Apa mungin karena note jahat itu ?
Yang kamu hantarkan kemarin minggu siang ?
Pendek saja :
"Selamat tinggal, sayang . Baik-baik ya, jaga kesehatan"
Labels: Poem
Sepertinya juli ini tidak pulang
Labels: Poem
For me,
Meski kamu bukan orang Jogja
Tapi tak mengapa
Sekali waktu pasti aku culik kamu kesana
waktu sejutaan senja berjatuhan di Jogja
Benar sajakan dulu aku pernah bilang
cantiknya kamu dan Jogja sewaktu senja
Labels: Poem
Said said,
atau Agil ya ?
Ah terserahlah apa panggilanmu,
dimana kamu ?
Sudah tahu
ada dungu dungu baru ?
Seperti kamu dulu,
yang (berani-beraninya) bermain-main
dengan tamu Allah
Labels: Poem
Baru saja dua bulan
dan sudah ada sejuta email di sentbox-ku
Semuanya tentang kamu,
…
…
…
…
Labels: Poem
Aku adalah pecinta #1
jangankan hanya kamu
silahkan tunjuk siapa pun
beri aku sehari waktu
pasti kecupnya segera digenggaman
bicar...
micek kok tekan yah mene !!!!!!!!"
Labels: Poem
Kata orang aku si pelupa
sejak banyak hal yang sering dan mudah kulupa
banyak orang tak mau lagi percaya
"awas bahaya !
anak ini, parah betul pelupanya"
kapan terakhir kali pernah jatuh cinta
ada satu yang tak pernah bisa kulupa
padahal sudah susah-susah kusurukkan
dalam-dalam di sudut ingatan
: tentang kamu
Labels: Poem
Mengingat kamu
seperti gerimis yang berpola
Sedikit tapi lama-lama
basah kuyup juga
adalah mawar liar seperempat mekar
dari jauh indah
tapi begitu kusentuh
ada sedih yang meluruh
"Ah, memang aku yang sudah lelah
hanya saja tak mau mengaku kalah"
Labels: Poem