Scraps In Scraps Out

This is my Blog. There are many like it but this one is mine. My Blog is my best friend. It is my life. I must master it as I must master my life. Without me my Blog is useless. Without my Blog, I am useless (Jarhead)

Wednesday, April 09, 2008

Corruptor Cribs

Gue punya ide untuk acara reality show terbaru di TV: Corruptor Cribs.

Acara ini tentang kehidupan sehari-hari tokoh koruptor di Indonesia. Akan ada banyak syuting di rumah-rumah mewah mereka, syuting mobil-mobil gaul dengan velg 19 inch anak-anak mereka, syuting arisan mewah istri-istri mereka, lagak gaya hidup mereka, hahahihi mereka. Tentu saja dengan gaya ngepop ala reality show Katakan Cinta® dan ilustrasi musik Bjork® atau Kangen Band®. Pokoknya dibuat semenarik mungkin dan seringan mungkin serupa acara MTV Cribs®. Ekspos kehidupan pribadi koruptor menjadi penting pada setiap kejadian White Crime. Ketika mereka aman sejahtera sentosa tidak babak belur layaknya maling ayam di kampung-kampung (yang hanya seharga 20 ribu perak) maka social pusnihment bisa dilakukan dengan cara lain. Bikin mereka malu tujuh turunan, buat mereka risih untuk bergaya dengan Jaguar, Lexus dan Alphard. Karena hukuman kurungan penjara tidak akan pernah cukup, harta rakyat yang disikat gak pernah bisa kembali, hutan yang dibabat gak pernah tumbuh dalam hitungan hari, orang miskin yang mati karena subsidi hilang juga gak bisa hidup lagi. Lalu hanya dalam hitungan bulan, mereka akan bebas dan kembali bisa berhahahihi bersama keluarga, menghadiri acara wisuda anak yang kuliah mewah di luar negri, menginap di hotel dan resort lux untuk merayakan nikah perak mereka, nonton konser The Police di Singapore tektok, mengganti velg 19 inch di Alphard mereka tadi dengan yang 22 inch. What a great life!

Ide ini muncul gara-gara berita KPK menangkap basah seorang wakil rakyat. Gemes, emosi, mangkel, jengkel, capek, apatis, lengkap semuanya. Serasa lagi jalan-jalan ngeksis di Senayan City tau-tau nginjek tai orang (OK, itu memang perumpamaan ekstrim yang aneh, gue gak bisa nemuin perumpamaan yang lebih baik lagi untuk mengambarkan kekagetan itu). Ketika si Amin ketangkap basah sedang bersama Sekda Bintan dan seorang Pecun yang konon katanya untuk gratifikasi meng-golkan perubahan status hutan lindung menjadi hutan industri di Bintan. Speechless. Kebijakan publik yang sangat gak trendi, entah bodoh apa buta karena bayangan duit panas di depan mata. Karena Dewi Persik® aja sedang getol-getolnya sok aksi mendukung Global Warming, maksud gue bahkan Dewi Persik aja paham akan isu trendi semacam itu, maksud gue bahkan Dewi Persik aja masih bisa ngerti kalo isu hutan lagi sensitif karena trend Global Warming, maksud gue bahkan sekelas Dewi Pers……you know what I mean-lah. Ditambah lagi sekarang kondisi hidup yang semakin susah: berbagai jenis minyak ilang mulai dari minyak bumi, minyak tanah sampe minyak goreng, gas elpiji yang langka, harga bahan pokok mahal, sekolah mahal, rumah sakit mahal. So, tell me why on GOD’s earth do people abuse a whore for their corrupt deal ? Baru beberapa yang lalu ada si Urip, tukang berlian yang ngaku-ngaku jaksa, sekarang ada lagi si Amin, paling sebentar juga mengaku lagi bisnis ekspor Mangga®. Gue pikir KPK terlalu cepat menangkap basah si Amin, seharusnya tunggu beberapa jam lagi, tunggu sampai si Amin bermain dokter-dokteran sama Pecun itu. Jadi Yahya Zaini® - ketua the lil dick united club – akan senang karena mendapat kawan senasib sepenanggungan. Mohon maaf, gue memang sedang generalisasi tapi sampai detik ini gue gak pernah dengar hal-hal yang baik tentang dewan terhormat itu: tidur selagi sidang, titip absen, tunjangan mesin cuci, kunjungan studi banding wisata, renovasi kantor, fasilitas laptop, sidang UU yang berlarut-larut, aliran dana BI, kenaikan gaji yang periodikal dan terakhir titit yang kecil. Kasihan.

Labels:

5 Comments:

Anonymous masdaru said...

wah... ditayangkan di mana itu acara om???? pastinya akan ada usaha-usaha berlabel HUKUM yang akan menjegal dan memberangus itu acara.

Mendingan pake hidden cam wae kali yo? hasilnya di taruh di Internet...
Ide macam gitu udah diriku pikirkan sedari dulu.... cuma piye carane???

Kayaknya buat ngelawan kaum preman ga punya muka emang harus pake cara premanisme...

6:03 AM  
Anonymous Anonymous said...

"Duit itu untuk rehab rumah, uang hasil kerja di DPR. Dia kan barusan pindah rumah" (Sirra Prayuna, Pengacara Al Amin menanggapi ditemukannya IDR 67 juta dan SGD 33 K)

Yeah rite, anggota DPR sekarang di gaji pake dollar singapore, tanpa slip gaji, anggota DPR adalah orang yang cerdas bawa duit segitu banyak pagi-pagi buta dalam rangka renovasi rumah dan anggota DPR adalah manusia modern masa kini yang belanja di ACE Hardware dengan bawa duit cash sekarung.

Wondering. Pengacara itu ada kode etis gak sih dalam pembelaan ? Etis dalam pemakaian persentase otak agar bisa mengeluarkan pembelaan yang lebih masuk akal. Kalau asal comel dan nyablak gitu sih Ruben sama Komeng jauh lebih jago.

4:41 PM  
Blogger RinaFitri said...

mm.. si amin emang kerjaannya gitu.. *katanya senior gue*

secara dia bendahara sebuah organisasi yg katanya "pemuda"..

lengkap kan tuh sma perilakunya..

huhuhuhu.. se-sumatera tuh, ga cuma bintan aja.. *kaya banget ya tuh orang??*

-ngiri- wakakakaka

10:01 PM  
Anonymous -phir- said...

hmmmmmhhhh... kalo mau ngomongin masalah kayak gini bakal panjang...

banyak pro-kons juga... masalahnya gini,,, yang namanya anggota DPR/DPRD have the obligations to "contribute" for their parties... Alasan : mereka diangkat sama partai, mereka pake massa/pendukung partai buat suaranya,, jadi in return mereka harus ngasi duit dooonkk...

akhirnya,,semua anggota dpr sibuk cari "duit", duit gaji, tunjangan, studi banding, "gratifikasi",, itu kan juga atas "order" dari partai...

Unfortunately,, praktek kayak gini tu udah jadi "corporate culture"nya DPR,,, wanna change it??? u've gotta change the whole system...

Can we do that??? Gue termasuk orang yang optimis,,, gue cukup yakin itu bisa,,, trus deff, (idep?? whatever ur nickname is) ur idea boleh juga,,, paling gak keluarganya harus malu punya papa ato mama yang kayak gitu,,, jadi ada pressure internal juga...

selama ini kan anak2nya anggota DPR kan bangga banget tu punya papa/mama "pejabat"... duitnya banyak lagi,,, mendingan,,, pacarin aja anaknya anggota DPR,, trus foto2in de semua "harta" keluarganya,,, sebar de di internet.... (huahahahahaha,, macemnya DPR undercover gitu)

11:32 PM  
Blogger Pak Riswanto said...

Assalamualaikum wrb, saya mohon maaf kalau postingan saya menyinggung perasaan anda semua tapi saya lillahi ta’ala hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya saya berharap ada yang sama seperti saya.perkenalkan terlebih dahulu saya aini andari tinggal di Padang,dulu saya penjual kue keliling himpitan ekonomi yang membuat saya seperti ini,saya tidak menyerah dengan keadaan saya tetap usaha,pada suatu malam saya buka internet tidak sengaja saya lihat postingan seseorang yang sama seperti saya tapi sudah berhasil,dia dibantu oleh nyi rawih tampa pikir panjang saya hubungi beliau saya dikasi pencerahaan dan dikasi solusi,awalnya saya tidak mau tapi sya beranikan diri mengikuti saran beliau,alhamdulillah berjalan lancar sekarang saya punya toko bangunan Jaya Abadi didaerah Padang,terimah kasih saya ucapkan pada Nyi rawih berkat beliau saya seprti ini,mungkin banyak orang yang menyebut saya mengada-ada tapi saya buktikan sendiri,khusus yang serius mau bantuan silahkan hub beliau nyi rawih beliau orangnya baik ini nomor beliau 082250546417 atau klik UNTUK INFO LEBIH JELAS KLIK DISINI ini pengalaman pribadi saya percaya atau tidak semua tergantung pembaca demi Allah ini nyata sekian dan terima kasih ,Assalamualaikum Wrb....allahuakbar....allahuakbar....allahuakbar

6:34 AM  

Post a Comment

<< Home