Scraps In Scraps Out

This is my Blog. There are many like it but this one is mine. My Blog is my best friend. It is my life. I must master it as I must master my life. Without me my Blog is useless. Without my Blog, I am useless (Jarhead)

Friday, May 04, 2007

The Gorgeousless Traveller (Scotland I : The North)
















Udah jauh jauh sebulan sebelumnya kami merencanakan untuk road trip ke Scotland. Dimotori oleh manajer handal Ocky Agastyo, semua tempat, route dan budget sudah dipersiapkan sedetail mungkin. Oya, disini kalo trip nyewa mobil justru bisa jauh lebih murah dibandingkan dengan naik kereta atau bis, dimana paling murah sekali jalan 20 Pounds dan kita harus beberapa kali ganti kereta, bandingin dengan nyewa mobil ‘cuman’ 100 Pounds untuk seminggu. Rencana awalnya sih jatah nyetir bakal ganti-gantian tapi implementasinya kita dengan sukses ngerayu Raihan untuk ngambil semua jatah nyetir.

Sebenarnya agak nekat karena kita cuman bermodalkan print peta dari Google tanpa GPS sama sekali dan tentu saja tanpa pengalaman nyetir di UK juga, tema road trip kali ini: Hajar Bleh ! Karena itu sengaja nyari jalan yang aman dengan lewat highway, dimulai sejak keluar dari Manchester langsung ngambil M50. Memang sih kecil kemungkinan nyasar tapi cuman ya itu pemandangannya garing betul. Tapi justru karena itu gue ada excuse untuk langsung tidur ^_^. Jalan tol disini dinamai dengan kode, agak beda dengan di Jakarta, mungkin karena udah semuanya jalan tol kali ya dan kita gak perlu bayar tentu aja. Yang jelas nyetir harus hati2 benar soalnya banyak speed camera meski yang beneran cuman dikit. Sering kali ada rambu speed camera tapi ternyata cuman gertak doang, walhasil di menit2 awal kita nyetir udah kayak mak2, cuman berani dibawah 70, tapi gak sampai beberapa beberapa menit berikutnya keluarlah aslinya.
















Tujuan pertama kami adalah Aberdeen, kota minyak di bagian Utara Scotland trus nanti baru deh kita turun ke bawah : Everness, Glasgow, Edinburgh dan ditutup dengan Leeds. Route pertama : ManchesterAberdeen jauhnya mak, masyaAllah, udah berasa Jakarta Surabaya aja. Padahal kita udah abis2an berusaha biar gak boring, mulai dari bawel nggambleh, tidur, mangap, nyanyi, ndaghel jayus, cerita porno tapi tetep aja gak nyampe2 dan akhirnya gue nyerah tidur pules dan baru bangun ketika udah nyampe Aberdeen (padahal terakhir sadar masih di Dundee ^_^ ). Aberdeen kotanya jauh lebih enak dari pada Manchester, setidaknya bangunan2 tuanya masih utuh gak kayak Manchester yang udah baru2 semua (ini akibat di bombardir pas Battle of Britain). Kita langsung ke Youth Hostel cuman naroh tas tanpa mandi dan buang waktu langsung ke city centre, syarat standard buat i was here. Tapi habis itu ada rejeki dahsyat menunggu, ada teman kami yang kebetulan tinggal di Aberdeen ngundang makan malam (such a wrong decision inviting monsters to have a dinner). Gimana gak super duper failure, bayangin kondisinya : jadi malam itu ada 5 cowok yg baru makan sandwich doang jam 12 siang demi penghematan dan ada undangan makan gratis masakan Indonesia ? PEMBANTAIAN ABIS-ABISAN JELAS !

Keesokannya, pagi2 betul kita buru2 sarapan seadanya dan cabut menuju Loch Ness. Sengaja kali ini kita ganti route yang countryside, dan itu emang keputusan yang tepat, Scotland benar2 menajdi Scotland kalo kita trip lewat desa2nya. Entah ndeso apa norak pas liat sapi Scotland yang gondrong kita heboh sendiri n buru2 pengen foto bareng, okay emang cuman sapi biasa kok gak ada sayapnya. Oya selama perjalanan, jalan2nya bener keren deh, jadi inget pas main game Collin McRae 2, jalan2 gravel dan sempit dengan pohon2 rapat meski tanpa daun karena udah winter (kebayang kalo pas summer) dan beberapa sungai yang mulai membeku. Kita sempat ngelewati daerah2 yg bener2 middle of nowhere, padang rumput luas, hilly dan beberapa desa sepi. Ada desa namanya Toumintol, desa produsen Whisky yang terkenal di Scotland. Tapi kita gak nyobain whiskey disana kok, bukan karena khomer itu adalah haram tapi karena buang2 3 GBP hanya untuk beberapa teguk khomer adalah boros yang bodoh. Sepanjang perjalanan alamnya ganti2 mulai sabana, tau2 tebing, tau2 nyusurin sungai, tau2 sebelah bukit, tau2 motong highway, bener2 berasa iklan Marlboro country aja (ceile belagu lo dep, kerja lo tidur aja).
















Akhirnya kita nyampe juga di Everness, masih 20 menitan lagi untuk ke Lochness, ada Urqhuat castle disana, castle terbesar di pinggir Lochness. Lochness adalah danau purba, konon kedalamannya bisa mencapai 2 km dan katanya ada Nessie disana. Kita sempet turun ke danau pas tengah perjalanan, biasa narsis2 dan banci foto padahal dipikir2 gak ada yang percaya kalau itu lagi di Lochness, abis bagi gue semua danau sama aja, mulai dari Maninjau, Singkarak, Toba sampai Lochness. Di castle Urqhuat, atau reruntuhan castel Urqhuat lebih tepatnya dan kita ngabisin waktu sekitar dua jaman. Akhirnya karena sedang winter maka jam 4 pun udah gelap, kita buru2 balik lagi ke Aberdeen, siap2 buat nerusin perjalanan turun lagi ke south. Next destination : Edinburgh.

Labels:

2 Comments:

Anonymous Anonymous said...

wiii...ngiri gw baca cerita jalan2 lo di scottland. kapan gw ke sono ya ? hu hu hu

8:04 AM  
Anonymous Oki said...

Bro, kirain Aberdeen cuma ada di Seattle US :D, jadi inget beresin Heavier Than Heaven. Have an awesome trip :)

7:11 PM  

Post a Comment

<< Home