Scraps In Scraps Out

This is my Blog. There are many like it but this one is mine. My Blog is my best friend. It is my life. I must master it as I must master my life. Without me my Blog is useless. Without my Blog, I am useless (Jarhead)

Saturday, November 11, 2006

'Gathuk Manthuk' Theory

Inget gak tentang teori awan gempa beberapa bulan lalu ? yang heboh banget ? tentang teori gelombang elektromagnet yang terbentuk ketika lempeng2 bergeser yang menyebabkan bentuk awan akan menjadi lurus sempurna sebagai pertanda akan terjadi gempa ? Tapi ternyata setelah gak ada gempa yang kejadian terus pada lupa aja gitu, gak ada yang inget kalo pernah ada teori gesekan lempeng bumi dengan bentuk awan, gak ada yang meng-invalid teori tersebut. Coba kalo ternyata kejadian bener, pasti langsung “tuh kan bener, awan lurus itu memang pertanda gempa”. Teori awan gempa memang cuman berdasar survey 'beberapa' gempa di masa lalu, padahal kalau mau fair, ada berapa juta kali awan berbentuk lurus pernah terbentuk. Fenomena awan gempa tentu saja berbeda jauh dengan fenomena laut susut sebagai pertanda tsunami yang memang bisa disimulasikan di Lab. (scientific prooven dan replikatif). Kata orang Jawa sih ‘gathuk manthuk’, hal2 semacam itu disebut pseudoscience (wiki : A Pseudoscience is any body of alleged knowledge, methodology, belief, or practice that claims to be scientific but does not follow the scientific method. Alternatively it has been described as the promotion of ideas as scientific when they are not in fact scientific.), intinya suatu fenomena yang berusaha dijelaskan secara science tapi sama sekali tidak mengikuti kaidah2 science. Meskipun demikian pseudoscience setingkat lebih tinggi dibanding tahayul (wiki : A Superstition is the irrational belief that future events are influenced by specific behaviors, without having a causal relationship) secara dia ‘di-science2-kan’.

Tapi gak ada yang lebih parah dari crackpot (wiki : Pejoratively, the term Crackpot is used against a person, subjectively also called a crank, who writes or speaks in an authoritative fashion about a particular subject, often in science, but is alleged to have false or even ludicrous beliefs), bener2 argue dan ‘berteori’ sakpenak udele dewe (lihat lagi arti crackpot : speaks in authorotive fashion). Crackpot paling ra mutu dan ndaghel adalah ketika ada seorang wakil rakyat meramal akan ada gempa maha dahsyat di Jakarta dalam waktu 3 bulan mendatang. Dia ngeramal itu semua pada bulan 07, berarti seharusnya ada gempa maha dahsyat sesuai ramalannya yang terjadi bulan 09 ini. Toh ternyata alhamdulillah gak terjadi apa2 kan ? gak tau sih bulan 12 atau tahun depan. Tapi gue yakin kalo bener2 ada gempa pasti tanpa tahu malu dia akan menyeruak pertama kali kalau ramalannya bener (meski pun udah meleset beberapa bulan).

Itulah anehnya dari ilmu ramalan, ketika benar terbukti maka kejadian itu akan di “tuh kan bener, apa saya bilang, saya sudah ramal jauh2 hari sebelumnya”. Sebaliknya kalau salah, maka gak akan ada yang memperhatikan dan dibahas2 lagi. Mau bukti ? coba aja ambil tabloid2 gosip di awal tahun yang berisi semua ramalan tentang artis cerai, artis nikah, artis mati dan bandingin ramalan mereka pada bulan 12 di tahun yang sama. Pasti ada beberapa yang bener dan yang salah, lha iyo kalo cuman ngeramal sekumpulan orang2 yang mati, cerai dan nikah itu sama aja kayak gue ngeramal orang2 Wonosari bakal ada yang mati, nikah dan cerai, karena ada persentase yang cukup besar untuk hal2 umum seperti itu. Kalau gue jadi wartawan maka pasti akan gue tanya balik pada ‘peramal2’ itu tentang ramalan mereka yg gak terbukti, kalo perlu gue bikin artikel yang sengaja ngebandingin apa2 yang sudah mereka ramalkan dan pembuktiannya. Habis gak ada yang lebih menyebalkan dari orang2 yang meramal lalu teriak2 : “itu aku itu aku, sudah saya ramalan jauh hari..” tapi pura2 bego tanpa dosa ketika yang dia ramalkan gak terbukti sama sekali. Pseudoscience, crakpot dan superstition adalah hal yang sangat umum di Indonesia, bahkan sekelas wakil rakyat yang maha terhormat pun terbiasa melakukan itu…T_T


Labels:

16 Comments:

Blogger nYam said...

sisi positif: mari berbuat lebih baik, ga melulu jadi "tikus"

sisi negatif: haree ghenee masih ngeramal tanpa dasar yang bisa dipertanggungjawabkan? alamakjaan...itu jurusan statistik dah tutup ya???

5:43 PM  
Anonymous Anonymous said...

Heuheuehue, sebenenrnya trigger aku nulis ini gara2 gak abis pikir sama teori beliau yang intinya Jakarta marah karena korupsi, sistem pemerintah dan bla bla bla..

Lalu akan ada bencana lebih dahsyat dari Aceh gitu ? woalah pak dhe pak dhe, mbok yo ngilo, mosok sing (perhaps) korupsi sampeyan dkk, sing mangan gaji +- 50 juta hanya untuk tukaran ro turu pas sidang tapi engko sing ngerasake bencana wong cilik..

Crackpot sih crackpot tapi yo mbok yo rodo wangun sitik. Can you believe it we are ruled by most people like him ?


*sigh*

11:13 PM  
Anonymous masdaru said...

Ilmu gathuk manthuk itu mirip ilmu CHAOS.

Ilmu othak-athik gathuk (gathuk manthuk atau gathuk mathuk sih?) adalah ilmu tingkat tinggi yang hanya orang-orang peka yang mampu menguasai. Berdasarkan kejadian-kejadian kecil yang tersebar di ruang dan waktu, dibuatlah STATISTIK kasar mengenai beberapa kemungkinan. kemungkinan-kemungkinan itu kemudian disusun menjadi suatu ilmu yang 'kurang ilmiah'. ilmu yang kurang ilmiah itu kemudian diuji bertahun-tahun, jadilah OAG (Othak-Athik Gathuk), jadilah buku semacam Bataldjemur Adamakna, dsb.

Kenapa kurang ilmiah? karena tidak sesuai dengan standard metode ilmiah barat dab! padahal Teori Chaos menurutku juga kurang ilmiah lho... coba baca Chaos for Beginner. mirip banget sama Othak-athik gathuk. brarti... simbah2 dulu jauh lebih jago ya dibanding Mister-Mister bule itu, hehehe

tapi kalo ngramal kayak om P, walah... megahi tenan. You're right, def, crackpot! pot pecah, krompyangan tanpa isi. kalo pendapatnya salah diam saja, kalo benar sekali saja... klaimnya bukan main.

btw, aku ki nulis opo yo???

3:22 AM  
Blogger the i.d.E.p said...

Kalo menurutku ilmiah itu 'unisex', gak ada ilmiah barat atau ilmiah timur. Ingat kalau Barat bisa masuk masa renaissance juga karena literatur2 timur di Cordoba yang dibawa pulang semasa perang salib. Jadi ilmiah itu sesuatu yang netral.

Setuju dengan konsep gathuk manthuk, "yang sudah 'diamati' secara repititif yang luar biasa", karena terbukti nyaris selalu benar padahal memang bisa dijelaskan secara ilmiah. Misal : kenapa gak boleh berenang di Laut Kidul ? katanya karena ada Nyi Roro Kidul tapi lebih ke perpaduan bahaya antar Pantai Fyord dengan arus bawah laut yang kuat, walhasil sekalinya ada yang kebawa arus bakal nyangkut dibawah gak naik2, eh dibilang diculik Ratu Kidul. Dan itu terjadi berpuluh2 kali (maaf aku belum ada data tentang itu) sehingga kok jadi seolah2 Ratu Kidul emang doyan nyulik orang yg berenang.

Gathuk manthuk juga bukan punya kita aja, misal : orang Cina bilang rumah tusuk sate gak baik karena gak hoki, kalau dilihat2 rumah tusuk satu memang cenderung lebih berisik, karena probability dilewatin kendaraan dua kali lebih besar dari pada di jalan biasa. Bisa gak dianggep kalo rumah berisik jadi cenderung gak konsen buat istirahat yang ujung2nya jadi kurang produktif.

Selain itu, ada juga gathuk manthuk yang gak valid. Misal : jangan pernah "najis2 gak mau gak mau" engko iso kepangan omonongan dewe, lah aku udah bilang "ogah amit-amit jabang bayi sama Mariana Renata" tapi toh tetep aja gak ada bau2 bakal kemakan omongan sendiri sampe sekarang...

9:57 AM  
Blogger nYam said...

OOT, kalo dari artikel soal fengshui jadul, konon dulu rumah tusuk sate itu rawan kecelakaan coz kuda jaman kaisar China itu remnya ga ampuh. jadi sering ditabrak dari arah depan. kalo dikit2 mbenerin rumah, ya ndak hoki toh

12:35 AM  
Anonymous Anonymous said...

Yup yup, itu lah yang dimaksud 'di-scinece2'kan tadi. Bayangin aja pertigaan : T , kalau ada mobil yang berkepentingan mau ke jalan kiri pun ke jalan kanan pasti tetap aja harus lewat depan rumah kita. Ditabrak kereta kuda juga bisa, pokoknya 'gathuk manthuk' itu biasanya punya lebih dari satu 'penjelasan' yang di-gathuk2-ken

1:36 AM  
Anonymous daru said...

"ogah amit-amit jabang bayi sama Mariana Renata" tapi toh tetep aja gak ada bau2 bakal kemakan omongan sendiri sampe sekarang...

HUahahahahahaha

sak kepenake dewe!!!

amit-amit jabang bayi ga mau ke luar negeri... jadi ke UK kan???

makanya... kalo amit-amit yang serius... samapi ke hati dong!

:D

9:48 PM  
Blogger the i.d.E.p said...

Lho ?! siapa yang gak serius to ?!
Itu pake hati tauk ! lebih dari hati malah, udah ke jantung dab, jantung hati dadine (halah !)

Tau gitu mending ngambil yg UNSW aja dari pada MBS, iki negoro wis adohe pol, ra ono tempe, sitik2 18 ewu :'-(. Lagiankan lumayan kalo bisa sekampus sama Mariana Renata setidaknya kalau 17an bisa jejeran kalo upacara....(lousy looser fans speaking)

4:53 PM  
Anonymous hend said...

soal maria, dep, sabar ajah. saya ditinggal nicole kidman toh masih bisa bertahan.

11:38 PM  
Anonymous Anonymous said...

Nicole Kidman toh situ ?! hmmmmm Renata >< Kidman ? Ya ya ya dari situ kelihatan jelas kok beda generasi kita, wakakakakakakaka....


*ngabur*

6:28 AM  
Anonymous hend said...

huehuehuhe...bukannya apa, sejak sd saja walao banyak ditaksir teman sekelas, saya milihnya Ibu Guru...:))

10:17 PM  
Blogger the i.d.E.p said...

Btw busway nabrak bajaj, baru aja dibahas eh pas banget ada related topic yang hot ni. Kita liat bakal bener2 ada angin ribut atau halilintar gak ya ? atau apa bener2 sejam di Bogor. Mana pas ritual pake diliput puluhan PERS pula, aturan semua wartawan seIndonesia cuekin aja tipe orang2 caper kayak gini. Kalo mau ngetop, rebut medali emas TOFI bang bukannya dengan nyembeleh makhluk2 ciptaan Allah yang gak tau apa2 T_T (lu kira lu ozzy osborne apa).

Indonesia emang keren !

3:00 AM  
Anonymous Fiasco Da Gelan said...

maaf, kalo mau ke bogor lewat mana ya?

6:05 PM  
Anonymous Anonymous said...

Wah bener loh Ujan deres di Bogor pas Bush dateng, hebat tenan berarti 'santet'nya.

Eh tapi Bogor bukannya kota ujan ya ? lagian sekarang juga bulan November, hmmmm, pinter abis prediksinya, sama aja kalo gue bilang nanti pagi di Manchester suhu akan mencapai 3' (secara udah seminggu sekitaran itu suhunya).

9:13 AM  
Anonymous daru said...

3'... hmmmm...
biasanya orang bule ngangetin badan dengan nenggak miras, ato sering-sering pake selimut hidup... ente piye?

strategimu bertahan hidup piye def?

2:06 AM  
Anonymous Anonymous said...

1. Push up 100 kali sebelum dan sesudah mandi --> Pengganti miras.
2. Streaming multiply dan metacafe --> Pengganti selimut hidup.

2:31 AM  

Post a Comment

<< Home